Oleh: fatkhurrohim | Mei 3, 2008

Pontianak Convention Center Nice Venue

Venue Termegah Di Kalimantan

Pontianak Convention Center

Inilah, Venue kebanggaan milik Pemerintah Kota Pontianak, kota yang terkenal dengan garis 0 derajat Katulistiwa. Venue Pontianak Convention Center (PCC) yang dibangun dengan biaya + 23 Milyar, dengan kapasitas parkir 200 untuk kendaraan beroda empat dan 1000 untuk kendaraan beroda dua, serta memiliki agenda 125 event pada tahun 2008.

Bagi masyarakat Kalimantan Barat, Venue (PCC), adalah suatu kebanggaan tersendiri. Venue yang diresmikan pada bulan Juni 2004 oleh presiden ke 5 Republik Indonesia, Megawati Soekarno Putri ini, sebagai venue termegah, yang biasa difungsikan untuk tempat Exhibition, Entertainment, dan Meeting di Kota Pontianak.

Venue kebanggan masyarakat kota Pontianak ini, terletak di Jalan Sultan Abdurachman No. 7-9 Kota Pontianak, Kalimantan Barat, atau 15 sampai 20 menit jarak tempuh dari bandar udara (bandara) Supadio. Kemudahan akses transportasi ini merupakan nilai tambah tersendiri bagi sebuah venue, apalagi venue tersebut berada di wilayah Indonesia timur. Alat angkut darat seperti taxi, oplet (kendaraan umum), siap melayani para visitor maupun exhibitor yang akan mengadakan pameran di PCC.

Sri Utami, Sales Manager Pontianak Convention Center, mengungkapkan, PCC adalah venue terbesar, dan kompetitif di pulau Kalimantan yang berada ditengah jantung kota Pontianak. Nilai tambah lagi bagi venue ini, dekat dengan mal, dan hotel bintang tiga seperti Santika, dan Orchid, dan gedung Wali Kota.

Gedung yang dijadikan ruang pamer ini memiliki luas lahan ± 24.080 M2, terbagi atas 4 lantai. Lantai 1 atau biasa disebut juga Plenary Hall biasa difungsikan untuk kegiatan exhibtion, dan entertainment, kemudian lantai 2 yang terdiri atas tiga ruangan seperti Arwana, Enggang dan Belidak, difungsikan untuk seminar. Untuk lantai 3, saat ini belum berfungsi, sedangkan lantai 4, difungsikan untuk penunjang acara event, seperti Guest Lounch, Club and Restoran.

Fasilitas yang ada di PCC pun tergolong update atas teknologi. Wifi spot dari IM2 dan Speedy dapat membantu para exhibitor maupun visitor untuk melakukan deal-deal bisnis via dunia maya. Coverage area untuk wifi spot ini dapat mencakup semua ruangan di venue kebanggaan kota Pontianak yang mayoritas warganya adalah cina turunan atau tionghoa. Untuk fasilitas meeting room, 350 kursi dan 20 meja bulat degan desain modern dapat menciptakan nuansa ruangan yang nyaman, sehingga bisa menghadirkan ide-ide dan gagasan yang segar.

Exhibition dan Entertainment

Venue PCC yang dibangun dengan kerangka dan dak beton ini, memang tidak mengkhususkan pada suatu keputussan venue ini untuk ke salah satu kegiatan, misal exhibition atau Incentive saja. Namun jika dilihat dari agenda kegiatan yang ada, PCC kerap menghadirkan kegiatan exhibition dan acara entertainment seperti mengundang artis papan atas Indonesia. “Venue PCC ini masih melaksanakan kegiatan yang sifatnya umum,” tambah Utami.

Masih menurut Sri Utami, Venue ini memiliki total daya listrik 600.000 wat, bisa memaksimalkan sound system dengan kapasitas kekuatan maksimal 20000 wat, sehingga sangat menunjang untuk event incentive seperti musik. Buktinya, beberapa artis papan atas Indonesia seperti Glen, Delon dan Helena Idol, dan Keris patih sudah dua kali menggunakan venue ini. “Daya listrik yang ada di venue ini pun, masih dibackup lagi dengan menggunakan genset secara otomatis,” jelasnya.

Meski demikian, bukan berarti exhibition berskala internasional tidak luput dihadirkan di PCC. Buktinya, pada tanggal 7-11 Mei 2008, PCC menyelenggarakan exhibition kontes ikan Arwana yang selama ini menjadi icon dari pulau Kalimantan. Pameran lain yang pernah diselenggarakan dan memiliki gaung adalah Pontianak Motor Show pada bulan Desember 2004. Dan yang paling membanggakan, PCC selalu menjadi pilihan pemkot Pontianak ketika menerima tamu penting seperti presiden dan wakil presiden sewaktu ada kunjungan kerja di pulau yang terkenal dengan nama Borneo.

Harga Sewa yang Menarik

Bagi para exhibition organizer maupun event organizer yang akan menyewa venue PCC, pihak pengelola menawarkan harga menarik. Pasalnya, harga venue di PCC tidak menggunakan hitungan baku seperti per squer meter (sqm), akan tetapi berdasarkan fungtion hall atau room, serta hari untuk pemakaiannya. Plenary Hall mislnya, harga Rp. 12 juta adalah rate tertinggi untuk hari jumat hingga minggu. Sedangkan untuk hari senin hingga kamis, rate plenary hall dihargai dengan Rp. 9 juta.

Rate komptetif untuk keperluan seminar terdapat di lantai 2. Tiga ruangan khusus untuk seminar di lantai dua ini, diganjar dengan harga yang berbeda. Hal ini terjadi karena masing-masing ruangan memiliki luas yang berbeda. Sebut saja misalnya ruangan Arwana, harga sewanya sekitar Rp. 5,5 juta untuk luas 356 m2. Kemudian ruangan Enggang yang luasnya 115 m2 dibanderol Rp. Rp. 3,5 juta dan untuk ruangan Belidak dengan luas 93 m2 dihargai sebesar Rp. 2,5 juta.

Status kepemilikan Venue PCC di kota yang didirikan oleh Syarif Abdurrahman Alkadrie pada tahun 1771 ini, masih dipegang Pemerintah Kota Pontianak dan dikelola oleh suasta. Oleh karena itu, untuk beberapa fasilitas penunjang venue dirasa kurang maksimal. Sebab, untuk mengadakan beberapa perbaikan seperti pengadaan barang atau jasa harus persetujuan dari pihak pemkot. (Fatkhurrohim)

About these ads

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: