Oleh: fatkhurrohim | September 22, 2007

Batik Keren Abis

Hj. Ani Yudoyono: “Batik Keren Abis”


s4010034.jpg Semenjak tahun 1999, Yayasan Batik Indonesia (YBI) setiap dau tahun sekali rutin menyelenggarkan Gelar Batik Nusantara (GBN). Untuk tahun 2007, YBI kembali menggelar perhelatan akbar karya seni para pembatik yang memiliki warisan budaya adiluhung bangsa Indonesia . di event yang ke lima ini, GBN diselenggarakan jatuh pada tanggal 19-23 September 2007, di ruangan Plenary Hall, Seembly Hall dan Main Lobby Gedung Balai Sidang Jakarta Convention Center.

Gelar Batik Nusantara 2007 secara sentral mengambil tema “Batik Is Cool”. Mariana Sutandi Ketua Pelaksana BGN 2007 mengatakan, tema tersebut di konsep dalam bentuk galeri dan pameran ekslusif yang menampilkan gaya dan motif batik anak muda. Diharapkan dengan adanya tema tersebut, dapat meningkatkan brand awareness batik di kalangan anak muda Indonesia. Sekaligus menampik stigma kuno, bahwa batik hanya cocok digunakan bagi orang tua dan pada acara resmi tertentu.

Ibu negara Hj. Ani Yudoyono yang didaulat untuuk meresmikan GBN 2007, menyambut tema tersebut dengan perasaan bangga dan senang. “sudah saatnya, batik Indonesia menjadi busana kebanggaan bangsa Indonesia pula,” tegasnya. “Dan batik, yang dulu identik dengan Pak Rt atau kaum bapak-bapak, ini stigma kuno,” tambah ibu negara.

Batik sekarang, sudah memiliki kaya motif, corak, dan pewarnaan, sehingga batik, tidak hanya cocok untuk orang tua. Akan tetapi lebih aplikatif lagi dalam penggunaannya, baik digunakan oleh anak-anak, anak muda, orang tua, pria bahkan wanita sekalipun, batik tetap cocok untuk dikenakannya.

produk-unggulan-batik.jpg Begitu antusiasnya, Ibu negara sampai mengutip makna bahasa anak muda “gaul” sekarang, untuk mengakronimkan bahasa dengan psikologis anak muda mengenai tema “Batik is Cool” diganti dengan istilah “Batik Keren Abis”.

Pada kesempatan itu pula, Ani Yudoyono menyambut gembira dengan di luncurkannya Batik Mark, dengan logo tulisan “Batik Indonesia” oleh menteri Hukum dan Ham, Andi Matalata. Batik mark “Batik Indonesia” ditujukan untuk melindungi hasil karya batik anak bangsa dari segala bentuk kecurangan-kecurangan sepeti penjiplakan dari oknum tertentu, selama ini pernah terjadi. Ide untuk membuat brand batik Indonesia yang tertuang dalam Batik Mark “Batik Indonesia” ini diprakarsai oleh YBI dan Menteri Perindustrian, yang didaftarkan secara hukum lewat Menteri Hukum dan Ham Republik Indonesia.

Ibu negara berpesan, agar batik mark ini, tidak hanya dalam bentuk logo atau tulisan yang hanya di tempel semata. Akan lebih baik, bila logo batik mark “Batik Indonesia” ini di bordir, atau di tulis langsung oleh pembatik yang bersangkutan. Hal ini untuk menghindari dari upaya sabotase merek, seperti di koyak atau di sobek, untuk kemudian di ganti dengan trade mark yang lain.


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: