Oleh: fatkhurrohim | April 12, 2008

Exhebition: Incraft 2008

Grafik Terus Menanjak

Memasuki usia ke-10, Inacraft 2008 akan diikuti oleh 1.800 exhibitor. Nilai transaksi diharapkan meningkat 15 persen dibandingkan tahun lalu yang berkisar pada angka US$ 75 juta.

opening-ceremony-with-mr-president-01.jpgMULAI tanggal 23 hingga 27 April nanti pameran Inacraft akan kembali digelar. Event yang biasa diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC) ini sudah menjadi tradisi tahunan, yakni sebagai wahana promosi dan penjualan produk kerajinan dan sekaligus barometer perkembangan UKM di Indonesia. Untuk tahun ini, Inacraft akan mengambil tema, “Kecintaan terhadap Produk Kerajinan Menciptakan Persaudaraan, Persatuan dan Kedamaian antar-Suku dan Bangsa” atau “Devotion to handicraft product creates fraternity, unity and peace among the ethnics and the nation.”

Tahun 2008 ini Inacraft tepat berusia sepuluh tahun. Artinya, sudah sepuluh tahun pula Mediatama Binakreasi sebagai organizer bekerjasama dengan Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI). Selama kurun waktu itu, sudah banyak perbaikan-perbaikan yang diupayakan untuk mengemas event ini. Dalam penyelenggaraan kali ini, kedua lembaga tersebut menjamin terget akan melampaui dari tahun lalu. Menurut Direktur Mediatama Binakreasi, Bramantyo, Inacraft kali ini diikuti oleh 1.800 exhibitor dari 33 provinsi di Indonesia serta sejumlah peserta dari luar negeri, seperti Malaysia, Rusia, India dan Thailand yang menempati 1.065 gerai.

Perihal kemasan Inacraft 2008, Mediatama mendesain tak jauh berbeda dari tahun lalu. Produk-produk tetap dibagi menjadi tujuh bagian, seperti gifts & housewares, toys & games, dll. Acara pembukaan yang akan berlangsung di Assembly Hall rencananya akan dihadiri oleh Presiden Susilo Bambang Yudoyono. Bramantyo mengungkapkan bahwa Inacraft kali ini menargetkan 200.000 pengunjung dan 1.000 buyers yang meliputi importir, trader, perhotelan, art gallery, department store, distributor, perwakilan negara-negara asing di Indonesia, serta perwakilan dagang internasional.

Inacraft dari tahun ke tahun menunjukkan progres yang menggembirakan. Menurut Bramantyo, Inacraft 2005 diikuti oleh 1.350 perusahaan dari 27 provinsi dengan nilai transaksi sebesar US$ 5.121.500. tahun 2006 jumlah peserta meningkat menjadi 1.500 dari 30 provinsi dengan total transaksi US$ 6.021.850. Sedangkan Inacraft 2007 diikuti lebih dari 1.650 perusahaan yang menghasilkan transaksi sekitar US$ 75 juta. “Peningkatan juga diharapkan terjadi pada Inacraft 2008, dengan nilai traksaksi meningkat sekitar 15 persen,” kata Bramantyo.

Ketua Umum Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia, Rudy Ch. Lengkong, menuturkan bahwa sejak penyelenggaraan Inacraft pertama pada April 1999 hingga edisi yang ke-9, Inacraft telah dikenal luas oleh para buyers lokal maupun internasional sebagai sarana untuk mendapatkan produk-produk kerajinan yang terjamin kualitasnya. Pameran Inacraft juga termasuk salah satu event yang tercantum dalam agenda Visit Indonesia Year 2008. TEGUH S/FATKHURROHIM


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: