Oleh: fatkhurrohim | Mei 3, 2008

Venue: Hall D JIExpo

Hall D PT Jakarta International Expo

Multipurpose Hall Pertama dan Tercanggih di Indonesia

PT Jakarta International Expo (JIExpo) telah memiliki multipurpose hall, yaitu sebuah hall yang memiliki fungsi beraneka macam, mulai dari pameran, konvensi, konser, peluncuran produk, dan aneka event lainnya. Lebih jauh lagi, multipurpose hall ini pun, dapat difungsikan untuk event sakral yang bernama pernikahan dengan konsep paling ekslusif dan privat.

Seperti pada malam itu, tanggal 27 April 2008, menjadi sebuah saksi perhelatan resepsi sakral pernikahan dari putra dan putri pengusaha suasta ternama Indonesia. Adalah Prajna Murdaya dan Irene Tedja, putra dari pengusaha group Centra Cipta Murdaya, Siti Hartati Murdaya-Murdaya Poo dan putri dari pengusaha Group Pakuwon, Alexander Tedja-Melinda Tedja.

Upacara besar ini, yang digelar multipurpose hall yang dikonsep secara eksklusif dengan dihadiri tamu Very-Very Important Personal (VVIP) sebanyak 200 orang, dan tamu Very Important Personal sebanyak 5 ribu orang. Kesan privat, eksklusif dan mewah tercermin pada acara ini, layaknya seperti hal ini, yang sanggup memberikan fasilitas lebih dari sekedar kata mewah.

Dan selama ini, penggunaan hall-hall yang ada di Indonesia sebatas tempat pameran, resepsi pernikahan, konser musik, atau konvensi saja. Belum ada hall yang fungsinya mencakup semua kegiatan tersebut dalam satu tempat dengan kualitas memadai. Kalaupun ada, tata panggung, suara, dan pencahayaannya tidak saling mendukung. Kapasitas ruangan dan sarana pendukung lain begitu terbatas, sehingga kurang memenuhi standar operasional sebuah tempat pameran berskala internasional.

Padahal di luar negeri, terutama di negera-negara maju yang meraup banyak devisa dari industri pameran, multipurpose hall memiliki peran strategis dalam memajukan perekonomian, industri MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) serta industri pariwisata negerinya. Pemerintah pusat atau daerah di negara tersebut tak tanggung-tanggung dalam membangun hall berkapasitas puluhan ribu orang dengan areal puluhan hingga ratusan hektar.

PT Jakarta International Expo selaku perusahaan pameran terkemuka di ‘negeri zamrud khatulistiwa’ ini, telah membangun multipurpose hall di Arena Pekan Raya Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat. Namanya Hall D. Keberadaan hall ini akan melengkapi Hall A, Hall B, Hall C, dan Hall E yang lebih dulu berdiri. Hall D memiliki kapasitas luas area sebesar 22.000 square meter (sqm). Multipurpose hall,terbagi menjadi Hall D1 seluas 3.500m2 dan D2 sekitar 5.000m2. Tinggi plafon mencapai 15m dengan panjang bentang 70m.

Hall D1 diperuntukkan sebagai tempat pameran/expo ringan hingga alat berat. Hall ini bisa digabung dengan Hall A untuk keperluan meeting berkapasitas besar. Sementara Hall D2 dapat difungsikan sebagai ruang konvensi dan plenary hall. Pameran terbatas yang sifatnya eksklusif (seperti untuk motor show dan property expo), seminar, konferensi, pertunjukan musik, pementasan teater, dan pertandingan olah raga bisa memakai hall ini.

Jonis Lim, Project Manager mengatakan, lebih khusus lagi, di Hall D2 telah mencakup built in stage dengan sistem akustik yang baik, kedap suara, fleksibilitas posisi panggung dan tata pencahayaan yang fleksibel, hot spot internet, merupakan fasilitas modern yang istimewa pada hall ini. Belum lagi lahan pre-function seluas 1.650m2. Maka, menilik luas dan kapasitasnya, dapat dikatakan Hall D adalah hall terbesar dan tercanggih di Indonesia.

Pelengkap

PT JIExpo punya alasan tersendiri membangun Hall D. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang MICE, anak perusahaan Central Cipta Murdaya yang dipimpin oleh Siti Hartati Murdaya ini telah menjadi anggota UFI, sebuah asosiasi industri pameran berskala internasional. Jadi kalau selama ini PT JIExpo hanya memiliki hall sebagai sarana pameran, maka keberadaan Hall D menjadi pelengkap dirinya. “Kita akan tingkatkan menjadi MICE secara lengkap, utuh, yaitu ada fasilitas meeting, incentive, dan convention,” ujar Budi Santoso, Managing Director PT JIExpo. Budi mengacu pada sejumlah negara maju seperti Jerman, Jepang dan Amerika Serikat, yang industri MICE-nya sudah pada taraf advanced.

Maka, untuk membangun multipurpose hall dengan standar internasional, PT JIExpo menggandeng sejumlah perusahaan rekanan berpengalaman di bidangnya. Untuk Architecture Designer, mereka memercayakannya pada PTI Architects. Structure oleh PT Teddy Boen Konsultan, Lightning Consultant PT Litac Konsultan, Mechanical & Electrical Engineers PT Arnan Pratama Consultants, dan Quantity Surveyor-nya PT Davis Langdon & Seah Indonesia.

Doddy A. Tjahjadi, Managing Director PTI Architects Indonesia, mengatakan, Hall D dibangun dengan konsep modern, sederhana, elegan, fungsional, dan mewah. Fasilitasnya sangat lengkap; ruang VVIP yang eksklusif (lounge, meeting room, bedroom), built in stage dengan sistem akustik yang baik, meeting room yang dapat disewakan juga untuk kegiatan kerja, registration room, organizer room, pantry, workshop, changing room, toilet, musala dan dua lift. Tempat parkirnya dapat menampung 7.000 kendaraan. “Dari segi desain kita modern dan practical karena hal-hal di sini tidak bisa mengikuti selera orang, melainkan mengikuti selera umum. Yang terpenting fungsinya terpakai dengan bagus,” jelas Doddy, yang perusahaannya telah menggarap multipurpose hall di sejumlah negara bagian Australia, Selandia Baru, dan China.

Event Entertainment dan Exhibition Berkelas International

Oleh karena kemegahan, kecanggihan yang terangkum dalam multipurpose hall ternyata menarik minat sejumlah perusahaan pameran/event organizer untuk menggunakan hall ini. Beberapa event entertainment yang bertaraf internasional, diantaranya adalah, The 4th International Youth Nature Loving Festival, Asian Choir Games, The 1st Asian Idol, Tweleve Girls Band, Festival Bambu Nusantara. Dan untuk yang berskala nasional 70 tahun Titiek Puspa, Lounching Album lagu Presiden RI, Susilo Bambang Yudoyono.

Belum lagi beberapa Exhibition berskala internasional, seperti International Trade Expo (ITE) yang bekerja sama dengan Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN). Untuk ITE tahun 2007 lalu, Hall D dijadikan sebagai venue untuk mendisplay produk-produk unggulan Indonesia. Hasil dari ITE 2007 tersebut, venue Hall D ini banyak mendapat pujian dari beberapa kalangan, oleh karena design lay out venue yang menarik.

Keberadaan Hall D sebagai multipurpose hall pertama dan tercanggih di Indonesia diharapkan dapat merangsang perkembangan dunia MICE Indonesia. Serta, perusahaan-perusahaan berskala internasional yang lain agar mau menggunakan Hall D. Sebab venue yang satu ini, memang layak untuk menjadi suatu rujukan untuk menggelar event entertainment, maupun exhibition yang bersekala international.

[Fatkhurrohim]


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: